Di Tangan Samuel Yogi, UMKM Mimika Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Timika - Atensinews.co.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah [UMKM] di Kabupaten Mimika kini menjelma menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. Pertumbuhannya tidak terjadi dalam semalam, melainkan melalui proses panjang yang ditempa kerja keras, ketekunan, kreativitas, inovasi, dan semangat pantang menyerah para pelaku usaha lokal.

Lebih dari sekadar mencari keuntungan, UMKM di Mimika berperan penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Peran Strategis Dinas Koperasi dan UMKM

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui *
Dinas Koperasi dan UMKM mengambil peran strategis dalam menggerakkan sektor ini. Di bawah kepemimpinan Samuel Yogi, S.H., M.H. selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, berbagai program pemberdayaan terus dijalankan. 

Mulai dari pembinaan, pendampingan intensif, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan kualitas produk, hingga perluasan akses pemasaran secara offline maupun digital.

“Komitmen kami adalah memastikan UMKM Mimika tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas. Kami hadir mendampingi dari hulu sampai hilir, mulai dari pelatihan, permodalan, hingga membuka akses pasar,” ujar *
Samuel Yogi, S.H., M.H.

Langkah tersebut membuktikan potensi ekonomi masyarakat lokal Mimika. Dengan pembinaan yang tepat, usaha rumahan dan kelompok usaha kecil mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Setiap proses, setiap tantangan, dan setiap keterbatasan yang dihadapi para pelaku UMKM adalah bagian dari batu loncatan. Dari sanalah lahir UMKM yang lebih mandiri, lebih profesional, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar salah satu pelaku UMKM binaan di Timika.

Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Kerja nyata itu mulai membuahkan hasil. UMKM Mimika kini sudah dikenal di luar daerah. Produk unggulan seperti makanan olahan, kerajinan tangan, fashion lokal, serta produk pertanian dan perikanan mulai menembus pasar regional dan nasional.

Sejumlah pelaku UMKM Mimika juga telah menerima apresiasi dan penghargaan dari pemerintah provinsi maupun lembaga nasional atas inovasi dan kontribusi mereka terhadap ekonomi daerah.

Sinergi antara Dinas Koperasi dan UMKM, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci keberhasilan ini. Ketika semua pihak bergerak bersama, ekonomi kerakyatan akan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Mimika yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Fokus Hadapi Tantangan ke Depan

Meski telah menorehkan prestasi, tantangan UMKM Mimika ke depan masih besar. Beberapa di antaranya adalah akses permodalan, digitalisasi usaha, standarisasi produk, hingga jaminan pasar yang berkelanjutan.

Samuel Yogi, S.H., M.H. menegaskan pihaknya akan terus menghadirkan solusi. 
“Ke depan kami fokus pada digitalisasi UMKM, sertifikasi produk, dan memperluas kemitraan dengan BUMN serta perusahaan di Mimika agar pasar produk lokal semakin terbuka,” tegasnya.

UMKM Mimika hari ini menjadi cerminan bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Dari keringat dan inovasi anak-anak Mimika, lahir harapan baru bagi ekonomi Papua Tengah.

[Reporter: Jk Aga Momaida]

0 Komentar